Sabtu, 25 Januari 2020

Buku Motivasi Religi: KAYA CARA NABI



Judul : Kaya Cara Nabi
Penulis : Dudun Parwanto
Penerbit : MIzan Publishing
Tahun : 2018
Harga : Rp 55,000
Pembelian : WA 0813-10054310


Sinopsis 

Jika dirunut dari sejarah, Muhammad ketika masih remaja adalah seorang pekerja keras dan sudah termasuk sebagai pemuda kaya. Bukankah ia belajar dari pamannya, Abu Thalib, menjadi pedagang yang jujur dan sukses. Oleh karena kejujuran dan kesuksesannya dalam berbisnis, maka Khadijah, janda kaya juga seorang pedagang-tertarik terhadap Muhammad. Wanita miliarder itu mengangkat Muhammad sebagai mitranya untuk dipercaya mengelola bisnisnya, dan akhirnya mereka pun menikah.
Rasulullah Saw. dan para sahabatnya telah memberi contoh bahwa mereka tidak menghindar dari kekayaan. Mereka bekerja keras untuk menjemput rezeki. Namun ikhtiar mereka tentu saja tidak membabi buta. Mereka tetap bekerja keras dan hasil akhir dari upaya itu disandarkan kepada Allah. Sebab Allah jua yang berhak memberikan rezeki atas jerih payah mereka. Kaya dapat menjadikan seseorang bisa mulia. Artinya, jika kita kaya dan mempunyai akhlak baik, tawadhu’ (tidak sombong), gemar memberi kepada orang lain, maka kemuliaan akan kita dapatkan. Kemuliaan ini utuh, karena kita dimuliakan sesama manusia dan dimuliakan oleh Allah Swt.
Berarti kaya merupakan sarana (jalan) untuk memudahkan kita dalam menempuh kesempurnaan dalam beribadah. “Tangan di atas lebih baik daripada tangan di bawah.” Ini adalah hadist Rasul. Sekarang coba untuk mulai bertanya kepada diri sendiri: Dalam hidup ini, sukakah jika kita sebagai golongan orang yang memiliki tangan di bawah? Tentu tidak. Tangan di bawah artinya, seseorang yang senantiasa mengharap bantuan orang lain. Dalam hidup ini, pasti kita ingin lebih terhormat, untuk mencapai itu, maka perlulah tangan di atas. Artinya menjadi manusia yang suka memberi pertolongan kepada orang lain. Hidup akan berarti apabila kita dapat memberikan sesuatu yang terbaik kepada sesama

Tidak ada komentar:

Posting Komentar